November 16, 2018

Cara Mengatasi Tidak Bisa Bayar Play Store


Tidak semua aplikasi yang ada di play store itu free (gratis), kadang trial beberapa saat, kemudian saat waktu trial (percobaan) habis, kamu akan disuruh untuk beli aplikasi tersebut.Tahukah kamu bahwa untuk membeli aplikasi, dengan cara potong pulsa merupakan cara termudah bagi setiap orang. Ya beli aplikasi pakai pulsa adalah cara paling mudah, paling gampang, dan ga ribet. Tinggal isi pulsa kemudian lakukan pembelian. Nanti otomatis aplikasi akan terbeli dan pulsa akan terpotong. Namun bagaimana jika pembayaran dengan cara potong pulsa, tidak bisa dilakukan. Bisa jadi karena nomor kamu tidak support pembayaran play store, bisa jadi karena nomor kamu belum pernah verifikasi di play store tersebut alias belum pernah beli aplikasi.

Atau mungkin sudah pernah beli aplikasi namun tidak bisa lagi. Seperti yang aku alami sebelumnya, yang mana kartu pernah digunakan untuk beli aplikasi sebelumnya, namun setelah ganti ponsel tidak bisa lagi untuk melakukan pembelian di google play. Bisa jadi kamu memang pernah mengalami hal yang sama sepertiku. Jika memang begitu masalahnya, dan sampai sekarang belum ketemu solusinya, berikut cara mengatasinya:

  1. Buka aplikasi play store, kemudian tekan menu di sebelah kiri bagian atas.
  2. Klik Akun

    01-tidak-bisa-bayar-playstore



  3. Klik Metode Pembayaran
  4. Klik Metode pembayaran lain, maka akan terbuka halaman dengan browser.
  5. Klik Remove, maka akan muncul notifikasi peringatan...

    02-gagal-bayar-play-store



    Di sini kamu harus Remove pembayaran yang telah tidak valid lagi.

  6. Tambahkan metode pembayaran baru lagi.

    03-ga-bisa-beli-aplikasi-di-playstore

    Menambahkan metode pembayaran ulang play store dapat dilakukan melalui menu Akun di aplikasi tersebut, sepertinya pada langkah nomor 2 di atas. Atau dapat dilakukan sambil melakukan proses pembelian aplikasi. Karena pada dasarnya verifikasi nomor di play store sangatlah mudah.

    Baca juga info dari saya yang lebih baru: Jenis aplikasi yang sebaiknya tidak diinstall karena bisa berbahaya

Sekarang jika sudah begitu, kamu tidak akan gagal bayar playstore lagi. Seperti yang saya lakukan pada kartu telkomsel saya. Jika kamu bisa beli aplikasi apa saja, kapan saja dengan cara potong pulsa.

November 14, 2018

Lakukan 4 hal ini jika smartphone kamu ingin irit baterai lebih lama


Masalah paling krusial dengan smartphone yaitu masalah baterai. Belum ada smartphone tipis dengan kemampuan baterai berhari-hari. Meski sudah ada fast charging yang bisa membantu me-refresh daya baterai, namun pada kenyataannya fast charging hanya membantu sedikit, hanya pada tahap awal pengisian baterai bisa cukup cepat. Kemudian setelah itu, kecepatan ngecas akan melambat. Tidak ada data valid yang bersifat matematis yang saya sampaikan di sini. Namun berdasarkan pengalaman saya memiliki smartphone fast charging memang demikian. Hanya di tahap awal pengisian cepat.

Ada beberapa tips yang bisa digunakan sebagai acuan kamu untuk bisa menghemat daya tahan baterai.


  1. Redupkan Layar
    Redupkan layar sampai batas terlihat nyaman oleh matamu. Dengan meredupkan layar akan membuat baterai cukup irit secara signifikan. Jika kamu berada pada ruangan yang kurang cahaya, sedikit saja sinar layar akan terlihat nyaman. Dalam hal ini kamu juga bisa menggunakan Night Mode. Jika kamu berada di luar ruangan yang terkena, sinar matahari, tambahkan/terangkan layar agar tidak terlihat redup. Intensitas cahaya layar merupakan konsumsi terbesar dari baterai.

    tips-irit-baterai-smartphone

  2. Nonaktifkan Map/Peta dan WiFi.
    Berikut penjelasannya. Jika kamu tidak sedang menggunakan layanan yang memerlukan map/peta seperti gojek, grab, atau tidak sedang mencari sebuah alamat, kamu harus menonaktifkannya. Atau jika tidak, maka baterai smartphonemu akan cepat terkuras habis. Aplikasi Map merupakan salah satu aplikasi penguras baterai.
    Selain Map ada WiFi. Jika tidak butuh WiFi sebaiknya WiFi dimatikan saja. Karena WiFi juga menguras baterai meski tidak seboros aplikasi Map.

  3. Kurangi aplikasi terinstall yang tidak perlu.
    Beberapa aplikasi dinyatakan sebagai penguras baterai, khususnya aplikasi-aplikasi yang selalu berjalan di lingkungan background. Saya sarankan kamu untuk meng-install aplikasi wajib saja seperti WhatsApp, email, dan Instagram, sementara aplikasi seperti Facebook tidak udah diinstall karena diakses menggunakan browser juga masih mudah. Selain aplikasi Facebook, ada juga aplikasi boros baterai, seperti Aplikasi belanja online. Jika ponselmu terlalu banyak aplikasi belanja online katakalah ada 5 saja seperti tokopedia, lazada, blibli, bukalapak, zalora, dan mungkin aplikasi lain. Berapa konsumsi baterai dari aplikasi tersebut, sudah bisa dipastikan nyedot daya baterai. Tips penggunaan aplikasi belanja, install aja saat diperlukan untuk belanja, jika sudah tidak belanja dan barang sudah di tangan uninstall ulang.

  4. Jangan menggunakan wallpaper bergerak.
    Sebagian wallpaper pada ponsel biasanya bukan hanya gambar mati saja, biasanya ada gambar bergerak atau jenis video tertentu. Gambar bergerak juga akan membuat boros baterai android. Gunakan gambar yang agak gelap sebagai wallpaper, misalnya abu-abu. Dengan begitu kamu sudah bisa menghemat baterai dengan cara sederhana.

Itulah tips cara menghemat baterai smartphonemu. Asal kamu konsisten melakukannya, pasti jauh lebih awet dibandingkan harus banyak aplikasi aktif yang pada akhirnya membuatmu cepat kehilangan daya baterai dari aplikasi aktif yang tak berguna.

November 11, 2018

Kekurangan Polytron Prime 7 Selama Saya Menggunakannya


Beberapa bulan aku menggunakan smartphone lokal Polytron yang sebelumnya menggunakan smartphone luar Oukitel K10000. Sekitar 9 bulan sejak pembelian hingga sekarang November 2018. Paling tidak lebih dari sekedar tahu bagaimana Polytron itu. Terus terang aku suka banget dengan produk lokal ini, karena design dan prosesornya pun tidak kalah dengan smartphone pesaingnya yang setara kelas dan harganya. Polytron yang aku beli kemarin tipenya Prime

kekurangan-polytron-prime-7

Spesifikasinya seperti berikut

Layar: 5 inchi
Prosesor: Mediatek MT6753 1.5 Ghz
Core: 8 Cores
Architecture: 8xARM Cortex-A53 @1.5 Ghz
GPU render: Mali T-720
Model: P750
Total RAM: 3000 MHz (3 Ghz)
Total Penyimpanan: 32 GB.

Dari spek yang aku cek dengan aplikasi CPU-Z, memang produk Polytron ini cukup bagus. Tentunya dengan harga yang sepadan dengan pesaingnya. Itulah kenapa aku lebih memilih Polytron dari pada pesaingnya.

kelemahan-polytron-prime-7

Pertama, produk lokal menggunakan OSFire berbasis android, aku kepengin mencicipi seperti apa rasanya. Berikutnya, harganya lebih rendah dengan teman sebayanya.
Di awal-awal saya memakai Polytron Prime ini cukup senang. Berjalannya waktu aku menemukan beberapa kekurangan dengan perangkat ini. Di antaranya tidak bisa menggunakan pembayaran play store, padahal sebelumnya sudah seringkali melakukan pembelian aplikasi. Artinya di Play store udah "verified". Saya menggunakan kartu Telkomsel.

Setelah selesai membaca halaman ini, baca juga halaman: Cara irit baterai smartphone

Yang kedua, selalu terjadi error tapping screen (klik layar) pada saat dicas sambil dioperasikan. Ini tidak seperti biasanya saat aku menggunakan produk LG L9 dan Oukitel K1000 sebelumnya. Kelemahannya sering terjadi error klik, yang diklik apa, yang muncul apa.
Sepertinya ini membuatku kesel, dan harus didiamkan penuh selama ngecas. Ga efisien banget untuk mengerjakan multi tasking dengan ponsel ini sembari dicas.

kelemahan-smartphone-polytron


Ketiga, selama kurang lebih 9 bulan aku menggunakan Polytron prime, sudah 3 kali aku ke service center. Dari ketiga kalinya ke servis center, yang rusak itu-itu aja, yaitu slot cas. Ga bisa dicas. Di cas arus ga masuk. Apalagi kalau menggunakan casan lain selain bawaan, udah bisa dipastikan akan rusak. Memang servis centernya pelayanannya bagus dan cepat, tapi kalau sering kali rusak, malas juga. Sempat mau langsung ganti ponsel, tapi masih aku sabarin untuk bisa tahu sampai seberapa sering kerusakan akan terjadi, seberapa bagus kualitas Prime 7 khususnya, dan produk smartphone Polytron umumnya.

November 10, 2018

Smartphone 4G Murah di Bawah 900 ribu bisa digunakan untuk apa?


Ponsel smart murah? siapa yang ga mau. Saya aja mau hehehe.. cuma saya udah punya, jadi ga mau banyak-banyak takut nanti dikira ternak hp :) cukup satu  atau dua aja. Kalau kamu mau beberapa smartphone memang benar-benar murah. Tentunya kamu udah ada kan? udah punya satu apa dua?
Kalau udah punya kenapa saya rekomendasikan ponsel-ponsel murah ini.

Jadi gini, biasanya yang namanya penggunaan ponsel itu selain untuk internet, game, juga untuk dikoneksikan ke laptop. Dan kalau ada laptop biasanya selalu ada modem. Biasanya juga, kalau modem sering putus-putus sinyalnya. Nah, kalau saya sarankan sih ponsel smart yang murah bisa dijadikan modem dengan cara teathering.

Sepertinya pengalaman saya, ini saya cerita terbuka aja ya. Biar yang buka layanan juga mungkin baca tulisan ini, agar lebih bagus pelayanannya. Saya menggunakan bolt. Saya pakai layanan internet bolt sudah lama, awalnya OK banget, namun lama-kelamaan, sinyalnya sering putus. Sering sekali pokoknya sinyal putus. Kalau udah begitu, mesti saya reset. Kadang cuma tekan tombol WPS, kalau udah ga sabar udah pasti tekan power. Loadingnya lama. 30 detik  sampai 1 menitan. Sehari dua hari masih sabar, tapi kalau tiap hari ya gimana?

Nah, dari pengalaman seperti ini saya memanfaatkan smartphone murah yang dulu pernah beli dan ga dipakai lagi untuk teathering / sebagai hotspot. Hasilnya cukup bagus dan koneksinya lancar, kalau terputus sinyal juga ga repot banget, tinggal tekan hidup/matikan Data supaya loading jaringan lagi.

Selain itu, dengan memanfaatkan smartphone sebagai modem teathering bisa ganti-ganti kartu, karena untuk registrasi lebih mudah dari pada menggunakan modem. ya kan.. Baterai juga jauh lebih awet dari pada pakai modem, apalagi smartphone yang hanya, hanya, hanya digunakan untuk tugas teathering. Tidak buka aplikasi lain, udah pasti lebih awet.

Terus kira-kira smartphone MURAH merek apa yang bisa dipakai sebagai modem? Banyak. Kamu bisa cari sendiri sesuai keinginan, atau saya share info spesifikasi yang saya rekomendasikan  ya..

Kamu bisa pertimbangkan 3 jenis smartphone 4G paling murah ini:

1. Andromax BSE,
Andromax punya spesifikasi bagus juga loh kalau untuk teathering. Harganya juga murah di bawah 900 ribu, tepatnya saya cek di AkuLaku cuma 800 ribuan. Speknya lumayan bagus. Ram 2 GB. Udah 4g LTE. Snapdragon 210 quad quad-core 1.1 Ghz Cortex A7. ROMnya 16 GB. Layar cukup kecil 4.5".
Ram dua giga dan prosesor segitu kalau untuk teathering udah pasti kenceng apalagi jaringannya udah bisa 4g LTE. So, silahkan kalau mau beli.



2. Evercoss A74N
Yang kedua ada Evercoss. Layarnya 4" lebih kecil dari pada Andromax. Dan prosesor nya juga lebih kecil 1 GB. Quad core 1.3 ghz. Prosesornya lumayan hanya sekedar difungsikan sebagai hotspot. Ram 1gb. Storage 8mb. Namun sayangnya Evercoss ini belum support sinyal 4g. Yang support adalah sinyal GSM/3G/HASDPA/HDUPA. Layar cukup kecil 4 inchi. Namun jika memang di tempat kamu juga belum bagus sinyalnya 4G, alangkah baiknya kalau ga mau Andromax bisa pakai ponsel Evercoss ini. Dan biasanya tidak selalu penunjuk sinyal 4g pada bar ponsel sesuai dengan kualitas sinyal aktualnya. Karena itu tetap ada bagusnya kalau memilih Evercoss ini. Harga ponsel ini yaitu 559.000,-, cukup murah menurut saya dari pada Andromax di atas dan Samsung Z2.



3. Samsung Z2
Ponsel Samsung ini bukan android ya.., kalau kamu yakin it's OK aja. Namun dari yang tertulis pada websitenya resminya, pada halaman resmi Samsung Z2, cukup bagus karena sudah berjalan pada sinyal 4G LTE (Long Term Evolutions). OS yang disertakan pada perangkat ini adalah OS Tizen, yang mana ia adalah bikinan Linux Foundation yang kebanyakan digunakan oleh Samsung. Oh ya harga ponsel Samsung Z2 ini kurang lebinnya ada di Rp 890.000,-. Prosesor yang menyertainya sebesar Quad-Core, 1,5 GHz


Dari spesifikasi ketiga basic smartphone tersebut, sengaja tidak saya tunjukkan spesifikasi lain yang tidak ada kaitannya dengan peruntukan penggunaan hotspot WiFi, karena jika difungsikan untuk pemakaian full harian dengan berbagai aplikasi yang diinstall sudah pasti tidak kuat dengan spesifikasi 1 GB an. Yang saya maksud di sini adalah peruntukan "hotspot WiFi dengan smartphone" untuk bisa dikoneksikan ke laptop/PC dari sekedar menggunakan WiFi modem biasa.
Saya sendiri pribadi menyarankan untukmu menggunakan Andomax BSE jika ingin memanfaatkan smartphone untuk wifi. Karena ia sendiri ramnya sudah 2 giga dan yang pasti menggunakan android. Mesi samsung prosesornya lebih tinggi sedikit, namun untuk OS sepertinya kurang sreg secara pribadi, dan mungkin kamu juga.

November 9, 2018

Ini Kelebihan Smartphone Layar 5 inchi


Setiap orang punya pendapat masing-masing tentang besar kecilnya smartphone. Khususnya kalau bicara soal layar. Sejak dimunculkannya smartphone beberapa tahun silam, layar smartphone awalnya dibuat cukup kecil jika dibandingkan dengan ukuran sekarang. Saya pernah menggunakan smartphone dengan layar 3.2" yaitu smartphone milik Samsung, Samsung Young. Ukuran sekarang bisa dibilang rata-rata di atas 5 inchi. Ada 5.2", 5.5", 5.7", 6", dan ada yang lebih besar. Setiap ukuran layar memiliki kelebihan atas tampilannya masing-masing.

Dari beberapa ukuran layar smartphone yang ada, saya sendiri berpendapat bahwa ukuran layar 5 inchi adalah ukuran yang paling bagus. Apa saja alasannya, simak uraian saya di bawah ini:

Kelebihan layar 5 inch yang pertama:
Ukuran 5 inch, jika digenggam, bisa menjangkau bagian-bagian tertentu dengan mudah menggunakan ibu jari. Sedangkan pada layar yang lebih besar, misalnya bagian kiri atas adalah bagian paling sulit dijangkau. Karena itu, layar yang lebih besar akan menggunakan dua tangan untuk menjangkaunya. Satu tangan untuk memegang ponsel, satu lagi untuk menjangkau bagian yang sulit. Dengan kata lain, layar 5 inci paling nyaman di genggaman dan dioperasikan hanya dengan satu tangan.

keunggulan-layar-5-inch


Kelebihan layar 5 inci yang ke dua:
Layar 5" pas sekali saat ditempatkan pada saku celana ataupun saku baju, tidak terlalu berat dan tidak terlalu besar. Besarnya baterai yang melekat pada bagian belakang telpon juga tidak membuat bobot perangkat menjadi lebih berat secara signifikan. Saya pernah membeli smartphone yang cukup berat bisa 2x beratnya dari smartphone ukuran sama. Smartphone yang pernah saya beli waktu itu, adalah Oukitel K10000 yang mana baterainya saja berkapasitas 10000 mAh, layar 5.5". Berat sekali jika saya tempatkan di saku. Begitu juga dengan layar 5.5" pada umumnya, dan akan jauh lebih berat jika bahan pembungkusnya berupa metal/aluminium. Jadi semakin ringan smartphone, akan semakin nyaman dibawa/ditempatkan di saku.
Selesai baca halaman ini, baca juga: Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 6 Pro
Kelebihan Layar 5 inci yang ke tiga:
Dalam hal spesifikasi "engine" antara smartphone berlayar 5 inchi dengan smartphone 5.5 inchi atau lebih besar, tidaklah jauh berbeda. Meski spesifikasi engine bukan merupakan poin secara langsung berkaitan dengan layar, namun dalam hal pemakaian tetap harus memperhatikan antara layar dan performa smartphone.

Sebenarnya layar yang lebih besar dari 5", sering disebut sebagai phablet, namun definisi phablet berbeda dengan smartphone. Dari sini, persentase pengguna phablet sangatlah kecil. Bisa diperhatikan secara kasat mata, dari sekian banyak orang, mana yang menggunakan smartphone, mana yang menggunakan phablet.

Sebagai informasi, saat saya tulis ulasan ini, saya juga sedang menggunakan smartphone berlayar 5". Dan memang sebelumnya menggunakan layar 5.5". Jadi, cukup tahu bagaimana rasanya membandingkan di antara keduanya.

Itulah alasan yang saya tulis kenapa layar 5" lebih bagus dari layar 5.2", 5.5", 6", atau yang lebih besar. Dan saya pikir, layar besar hanya menang di poin: menonton video dan memfoto. Itulah kenapa layar 5 inch sebagai ukuran terbaik layar smartphone.