Gus Dur & pedagang ikan di mesir (gokil abis)

August 5, 2018

Gus Dur & pedagang ikan di mesir (gokil abis)


Diceritakan kembali oleh: #kaP
Disadur dari akun Ki Alit Pranakarya pada halaman FSSN (Forum Silaturahmi Spiritual Nusantara)
Begini ceritanya:

Saat kuliah di kairo, teman satu kontrakan Gus Dur jumlahnya sekitar 20 orang.
Isinya mahasiswa dari indonesia semua.

Agar adil dan tidak terjadi kecemburuan, maka diadakan pembagian tugas dan jadwal kerja diatur sangat rapi.
Siapa yg bertugas membersihkan rumah dan memasak untuk seluruh penghuni sudah ditetapkan sesuai kesepakatan bersama.

Apabila Gusdur dapat giliran memasak, penghuni rumah sangat senang karena masakannya lumayan enak dan sedikit mewah untuk ukuran mahasiswa perantauan.
Pernah beberapa kali kesempatan Gus Dur memasak kepala ikan sejenis kakap dalam porsi yg banyak. Padahal kalau dipikir-pikir anggarannya mepet, tidak mungkin Gusdur tidak Nombok.
Tapi pikiran itu cuma dipendam teman-teman sesama penghuni kontrakan, yang penting makan enak perut kenyang.

Suatu hari giliran teman Gusdur, sebut saja Ali mendapat jatah masak.
Dia keliling-keliling pasar dan tanpa sengaja sampai di los khusus penjual ikan. Kebetulan penjualnya orang turki.
Karena sipenjual ramah, maka terciptalah obrolan yg hangat.
Begitu tahu si Ali orang indonesia, si penjual bertanya:


"anda kenal yang namanya WAHID enggak?dia orang indonesia juga. orangnya gemuk dan berkacamata."
"Oh iya,kenal banget, malah dia teman satu rumah saya," kata Ali.
"Wahid itu orangnya aneh, setahu saya dia seorang Muslim, tapi kok katanya dia memelihara anjing, jumlahnya sekitar 20 lagi. Kalau dia datang ke sini, bukannya belanja, tapi cuma meminta kepala ikan untuk dikasihkan ke anjing-anjingnya. Kebetulan kepala ikan itu tidak berguna, jadi daripada saya buang lebih baik saya berikan dia," kata sipenjual ikan panjang lebar.

Si Ali berpikir cepat, lalu memaki-maki dalam hati. Blaik tenan Gus Dur iki !(payah banget Gusdur ini). Dia baru sadar bagaimana cara Gusdur mendapatkan kepala ikan yang di masak untuk teman satu kontrakannya.

Ali bergegas pulang dan menceritakan soal itu kepada teman-teman lainnya.

Malamnya Gusdur pun di "sidang".
"Sialan, jadi selama ini kamu anggap kita ini anjing ?."kata mereka serempak.

Dasar Gusdur bocah MBAMBUNG di usia mudanya, dia cuma cengar cengir, sambil bergegas pergi meninggalkan kawan-kawannya itu lalu sambil berkata, Gitu Aja Kok Repot..!! hahahaha...

#Selamat_Ultah_Gus_04_Agustus_1940.
#Kami_rindu_humor_gokilmu

0 comments :

Post a Comment