Kalau Handphone dari Luar Negeri, Bisa Ga Ya Dipakai di Indonesia?
Pertanyaan ini yang paling diajukan hp luar negeri bisa dipakai di indonesia atau tidak. Awalnya saya juga bingung harus cari informasi sana sini untuk bisa memastikan hp yang dibeli nantinya bisa dipakai. Sayang kan kalau udah mahal bayar tapi tidak bisa dipakai. Agar anda tidak salah pilih, tips yang paling sederhana adalah dengan cara mengecek jaringannya berada di requensi berapa.
Setiap operator di indonesia memiliki frequensi masing-masing.
Misalnya telkomsel untuk sinyal 3g berada pada frequensi 900 Mhz. Nah jika kamu ingin menggunakan kartu telkomsel maka hp yang akan kamu beli harus support dengan frequensi 900 Mhz. Untuk jaringan 4g LTE telkomsel berada pada frequensi 900 MHz dan 1.800 MHz. Jika tidak support pada frekuensi tersebut maka anda tidak bisa menggunakannya.
Sebenarnya ini adalah prinsip paling sederhana yang harus digunakan. Anda harus cari informasinya masing masing operator bekerja pada frekuensi berapa.
Berkaitan dengan handphone luar negeri, selain frekuensi yang harus diperhatikan adalah jenis bahasanya. Apakah handphone tersebut support bahasa indonesia atau tidak. Jika anda terbiasa dengan setingan bahasa inggris, hp tidak support bahasa indonesia sih ga apa-apa. Namun jika orang yang mau pakai tidak bisa bahasa inggris maka hp yang anda beli harus memiliki bahasa indonesia.
Semua spesifikasi biasanya tidak selalu lengkap disajikan di toko online luar negeri, karena itu anda harus mencari informasi tambahan yang lebih lengkap tetang hp yang mau anda beli.
Satu lagi yang perlu anda ketahui, bahwa pembelian hp/smartphone dari luar negeri bisa dianggap tidak memiliki garansi, karena itu anggap saja memang tidak ada garansi. Kenapa? karena jika rusak di indonesia tidak ada garansi resminya. Tidak ada kantor cabang layanannya. Jadi, hp luar negeri yang dijual di indonesia tanpa disertai layanannya, anggap saja tidak bergaransi. Tidak seperti Samsung, LG, iPhone, Oppo, dan lainnya yang memang ada kantor layanan servicenya dan ada penyertaan kartu garansinya. Bila anda komplain garansi, harus dikirim ke luarnegeri. Biayanya banyak. Ibarat kata percuma saja. Karena itu jangan menyesal jika rusak. Kata lebih entengnya, "rusak ya sudah".
Tips beli ponsel dari luar negeri yang saya share di sini jangan diabaikan, karena yakin jika frequensinya beda dengan yang ada di indonesia tidak akan bisa dipakai. Hal yang sama, jangan menuntut garansi. Semoga bermanfaat ya.
Baca juga update info terbaru; cara membuka file dat dengan windows media player.
Setiap operator di indonesia memiliki frequensi masing-masing.
Misalnya telkomsel untuk sinyal 3g berada pada frequensi 900 Mhz. Nah jika kamu ingin menggunakan kartu telkomsel maka hp yang akan kamu beli harus support dengan frequensi 900 Mhz. Untuk jaringan 4g LTE telkomsel berada pada frequensi 900 MHz dan 1.800 MHz. Jika tidak support pada frekuensi tersebut maka anda tidak bisa menggunakannya.
Sebenarnya ini adalah prinsip paling sederhana yang harus digunakan. Anda harus cari informasinya masing masing operator bekerja pada frekuensi berapa.
Berkaitan dengan handphone luar negeri, selain frekuensi yang harus diperhatikan adalah jenis bahasanya. Apakah handphone tersebut support bahasa indonesia atau tidak. Jika anda terbiasa dengan setingan bahasa inggris, hp tidak support bahasa indonesia sih ga apa-apa. Namun jika orang yang mau pakai tidak bisa bahasa inggris maka hp yang anda beli harus memiliki bahasa indonesia.
Semua spesifikasi biasanya tidak selalu lengkap disajikan di toko online luar negeri, karena itu anda harus mencari informasi tambahan yang lebih lengkap tetang hp yang mau anda beli.
Satu lagi yang perlu anda ketahui, bahwa pembelian hp/smartphone dari luar negeri bisa dianggap tidak memiliki garansi, karena itu anggap saja memang tidak ada garansi. Kenapa? karena jika rusak di indonesia tidak ada garansi resminya. Tidak ada kantor cabang layanannya. Jadi, hp luar negeri yang dijual di indonesia tanpa disertai layanannya, anggap saja tidak bergaransi. Tidak seperti Samsung, LG, iPhone, Oppo, dan lainnya yang memang ada kantor layanan servicenya dan ada penyertaan kartu garansinya. Bila anda komplain garansi, harus dikirim ke luarnegeri. Biayanya banyak. Ibarat kata percuma saja. Karena itu jangan menyesal jika rusak. Kata lebih entengnya, "rusak ya sudah".
Tips beli ponsel dari luar negeri yang saya share di sini jangan diabaikan, karena yakin jika frequensinya beda dengan yang ada di indonesia tidak akan bisa dipakai. Hal yang sama, jangan menuntut garansi. Semoga bermanfaat ya.
Baca juga update info terbaru; cara membuka file dat dengan windows media player.

